Suka Makan Salak? Jangan Buang Kulit Ari Buah Salak, Ini Manfaatnya

Buah salak bisa dibilang paling mudah ditemukan di Indonesia dari pada Negara lain. Jenisnya juga beragam. Ada salak Pondoh yang punya tekstur manis dan garing, salak Bali yang punya rasa agak asam dan kecut, sampai salak gula pasir dengan ukuran yang kecil tapi manis minta ampun.

Semuanya adalah salak asli Indonesia, yang tumbuh dan dibudayakan langsung di negeri ini. Karena sudah tidak asing lagi, maka kita semua pasti pernah makan buah berdaging putih satu ini. Di antara daging dan kulit salak, kita bisa temukan kulit ari salak, selembar selaput bening yang sangat tipis.

Nah, pasti banyak dari kita yang lebih dulu membuang kulit ari ini sebelum mengonsumsi daging buahnya. Padahal, kulit ari ini sebenarnya bisa dikonsumsi sehingga tidak perlu disingkirkan. Rasanya hambar dan tidak akan mengurangi kelezatan salak jika dimakan bersamaan.

Yang paling penting, kulit ari salak memiliki beragam manfaat bagi tubuh. Diantaranya merlancarkan pencernaan. Kulit ari salak dikatakan memiliki serat yang tinggi. Dengan serat, proses pencernaan dalam tubuh akan jadi makin baik dan lancar. Kulit ari juga akan mencegah kita mengalami sembelit setelah makan salak. Kulit ari akan bekerja memperlancar kerja usus saat kita mengonsumsinya.

Manfaat lainnya menyehatkan mata. Kulit ari salak juga memiliki kandungan betakaroten yang tinggi, sama seperti buahnya. Berdasarkan Pusat Litbang Gizi dan Makanan Departemen Kesehatan, dalam 100 gram salak terkandung betakaroten 5,5 kali lebih tinggi daripada mangga dan tiga kali lebih tinggi ketimbang jambu biji.  Betakaroten adalah nutrisi yang berguna menjaga kesehatan mata. Jadi buah dan kulit ari salak bisa menjadi solusi sehat untuk mata selain wortel yang terkenal.

Adapun manfaat lainnya yaitu menyembuhkan sariawan. Selain tinggi betakaroten, buah salak juga tinggi akan Vit C. Kandungan vitamin C ini akan mengurangi kemungkinan kita terkena sariawan atau bahkan menyembuhkannya.

Untuk mendapatkan kandungan vit c yang sempurna, ada baiknya kita makan salak bersama kulit arinya. Karena itu, jangan lagi buang kulit ari saat akan mengonsumsi salak ya. Jika ada kotoran dari kulit yang menempel pada kulit ari, cukup buang saja bagian yang kotor, jangan seluruhnya. Dengan begini, kita akan bisa mendapatkan nutrisi sempurna dari buah salak

 

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *