Teror Ular Kobra, Bikin Warga Cemas
Temuan terbaru ular kobra di Desa Pedak, Kecamatan Sulang, Minggu (12/01).
Temuan terbaru ular kobra di Desa Pedak, Kecamatan Sulang, Minggu (12/01).

Sulang – Teror ular kobra menghantui masyarakat di Desa Pedak, Kecamatan Sulang atau berjarak sekira 1 kilo meter sebelah barat GOR Mbesi.

Anto Pujianto, seorang warga Desa Pedak mengatakan dalam dua hari terakhir ini di lingkungannya sudah menemukan 6 ekor anak ular kobra. Dua ditemukan di sekitar rumahnya, empat lainnya di rumah tetangga. Posisi anak ular kobra ada di dalam kamar, tumpukan kayu, di bawah jirigen hingga teras rumah. Termasuk hari Minggu (12 Januari 2020), ada temuan lagi 2 ekor kobra, sehingga totalnya mencapai 8 ekor.

“Yang di dalam rumah saya itu, di belakang dekat tumpukan kayu, sama di depan dekat tumpukan batu. Kalau ukuran anak ular kobra ini kira-kira panjangnya 25 centi meter dan besarnya sejempol orang dewasa. Yang terbaru ular masuk kandang ayam, “ kata Anto.

Anto menambahkan temuan anak ular kobra sangat meresahkan masyarakat sekitar, sehingga langsung dibunuh. Meski anakan, namun dikhawatirkan sudah memiliki bisa dan membahayakan jiwa manusia. Apalagi menurut perkiraan, kemungkinan masih banyak anak ular kobra lainnya yang berkeliaran.

“Lokasi perumahan kami berada di pinggir sungai dan dekat rumpun bambu. Jadi sekarang masyarakat ya lebih waspada. Anak-anak pun diminta jangan seenaknya bermain di atas rumput. Kemarin juga ada anak kobra menyelinap di sela-sela rumput. Kalau keinjak kan bahaya, “ imbuhnya.

Menurut sejumlah ahli, pada bulan Desember 2019 kemarin merupakan masa telur ular kobra menetas. Penyebabnya, diawali musim kemarau panjang, kemudian bulan Desember curah hujan meningkat, sehingga menjadi waktu yang tepat menetas sempurna. Sekali bertelur, kobra betina mampu menghasilkan hingga 20 butir telur.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ketika bulan September sudah turun hujan, telur kobra tak menetas sempurna, akibat berjamur dan lebih dulu membusuk. (Musyafa Musa).

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *