TernyatA Kesalahan Ini, Yang Membuat Daging Sapi Jadi Super Keras

Kenapa, ya, masakan daging buatan rumah jadi super keras? Tidak bisa empuk atau selembut buatan restoran atau tetangga. Masalah ini jadi salah satu pertanyaan utama yang paling sering ditanyakan perihal daging. Soalnya, kalau sudah keras, mau seenak apapun bumbunya, keluarga pasti jadi malas makan.

Nah, pertanyaan lanjutannya, kenapa sih daging bisa jadi super keras? Jawabannya tentu karena ada kesalahan yang kita lakukan selama memasak. Diantaraanya yaitu salah potong. Daging tidak boleh dipotong sembarangan. Kalau sembarangan, sudah pasti daging jadi keras.

Nah, kalau untuk daging seperti semur, rendang, gulai, tumisan dan lainnya, daging harus dipotong melawan seratnya. Kalau dipotong searah serat, daging dijamin pasti jadi keras. Beda lagi kalau ingin membuat gepuk atau dendeng. Untuk dua masakan ini, daging harus dipotong mengikuti seratnya. Kalau dipotong melawan serat, dijamin gepuk dan dendeng akan jadi hancur.

Selanjutnya yaitu memilih jenis daging. Masakan yang berbeda butuh jenis daging yang berbeda juga, lo. Intinya, jenis daging harus kita sesuaikan dengan lama memasak. Untuk masakan yang harus lama dimasak seperti rendang, semur, atau juga sambal goreng, gunakan daging sengkel dan gandik. Sengkel lebih enak karena punya urat-urat halus yang membuat tekstur lebih enak. Tetapi jika suka tekstur yang lebih halus, gunakan gandik. Tapi, kalau hanya ingin dibuat tumisan, kita harus memilih daging yang mudah empuk. Contohnya adalah daging has dalam atau daging sukiyaki. Jadi, jangan sampai salah menggunakan sengkel dalam tumisan, ya. Dijamin keras.

Yang ketiga yaitu salah menggunakan api. Api yang salah juga bisa jadi penyebab daging jadi keras, lo. Kita harus tahu kapan api harus dalam keadaan besar, kapan harus kecil. Nah, kala menumis atau merebus bumbu, gunakan api yang besar. Saat daging masuk, biarkan api tetap dalam keadaan besar. Api yang besar ini akan merusak serat daging dan membuatnya jadi lebih empuk dan meresap bumbu. Setelah daging berubah warna, baru kita kecilkan api dan masak dalam waktu lama sampai empuk betul.

Faktor terakhir yang membuat daging jadi keras adalah daging dimasak terlalu sebentar. Untuk jenis daging sengkel dan gandik, butuh waktu lama untuk mengempukkannya. Jadi, sudah pasti keras kalau keduanya dimasak terlalu sebentar.

Nah, coba direview, kesalahan apa yang kira-kira selama ini sering Anda lakukan? Yuk, perbaiki supaya daging keras bisa dihindari. Sayang, kan, kalau sudah beli daging mahal tapi rasanya malah kurang sedap? Selamat mencoba!

Sumber by google

 

 

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *