Kelelawar, Melihat Dengan Gelombang Suara

Salah satu hewan nokturnal atau yang melakukan aktivitas di malam hari yaitu kelelawar. Kelelawar masuk dalam golongan hewan mamalia, dimana pada saat siang hari biasanya kelelawar akan tidur terlelap, sedangkan pada malam harinya kelelawar akan beraktivitas mencari makan.

Tahukah anda bahwa kelelawar memiliki indera penglihatan yang sangat buruk? Lalu bagaimana cara kelelawar bisa melihat dan beraktivitas pada malam hari? Nah kita kita ulas mengenai keunikan kelelawar yang mampu melihat dimalam hari walaupun memiliki penglihatan yang buruk.

Di malam hari, kelelawar memiliki cara unik agar kelelawar mampu melihat dan tidak tersesat di gelapnya malam. Biasanya kelelawar akan memancarkan gelombang bunyi atau suara sebagai alat bantu navigasinya.

Buah-buahan beserta serangga-serangga kecil merupakan makanan favorit kelelawar di waktu malam. Dengan adanya gelombang dari suara yang di pancarkan kelelawar, maka kelelawar akan tau dimana mangsa kelelawar berada.

Gelombang suara yang dipancarkan tersebut akan terpantulkan kembali jika mengenai benda lain maupun mangsanya. Dengan memanfaatkan pantulan gelombang bunyi inilah kelelawar bisa melihat di gelapnya malam dan mengetahui dimana posisi mangsanya. Dari pantulan gelombang suara tersebut, kelelawar bisa memperkirakan jarak dari benda atau mangsanya apakah jauh atau dekat. Walaupun indera penglihatan kelelawar buruk, namum kelelawar memiliki indera pendengaran yang tajam. Coba saja anda perhatikan bentuk daun telinga kelelawar yang lebar dan panjang, hal ini menyebabkan kelelawar mampu mendengar suara yang lemah sekalipun.

Begitu juga dengan sayap kelelawar, dimana terusun dari jaringan kulit yang cukup kuat. Berbeda dengan sayap pada burung yang tersusun dari bulu. Sayap yang kuat ini memberikan kemampuan terbang yan baik pada kelelawar ditambah dengan kemampuan ekolokasi yang dimiliki kelelawar.

Sumbet by: Google

 

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *