Amoeba, ukurannya yang amat kecil menjadikan kita tidak mampu melihatnya dengan mata telanjang. Ia adalah organisme satu sel dengan ukuran tubuh 700 – 800 mikron. Dalam ilmu biologi, Amoeba termasuk protozoa, organisme hewan tingkat paling rendah.

kendati hanya bersel satu, namun Amoeba memiliki seluruh fungsi makhluk hidup. Ia bisa bergerak, makan dan mencerna makanan, serta berkembang biak. semua dilakukan oleh satu sel saja tanpa mengalami tumpang tindih. Bagaimana sebuah sel tanpa otak mampu mengatur dirinya?

Amoeba tidak memiliki bentuk yang tetap. Ia tidak memiliki rangka. Tubuhnya hanya dibatasi oleh lapisan membran tipis. Ia bergerak dengan cara memanjangkan salah satu bagian tubuhnya, dan mendekatkan bagian tubuh yang lain. Dengan cara ini, ia mendekati makanan lalu menghisapnya menggunakan mulutnya. Mencernanya dalam vakuola, lalu membuang sisa makanan yang tak dibutuhkannya. Saat energi yang disimpannya telah mencukupi , ia pun siap intuk berkembang biak. Amoeba akan membelah dirinya sendiri menjadi 2 bagian yang sama, dan masing – masing bagiannya akan tumbuh menjadi amoeba yang baru.

Bagaimana sebuah sel mampu memilih makanan yang cocok  untuk dirinya dan membuang sisa makanan yang tak dibutuhkannya? Lalu bagaimana bisa amoeba berpikir untuk membelah dirinya menjadi 2 bagian, lalu masing – masing bagian tumbuh menjadi dua organisme amoeba yang sama?

Tentu karena Amoeba telah di ciptakan sedemikian rupa, sehingga ia hanya melakukan apa yang telah diperintahkan oleh penciptaNya, Allah SWT.

 

Sumber : Ar – risalah

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *