Antiseptik Alami ” Cap Air liur “

Sahabat S Radio, apa yang ada di pikiran anda jika mendengar kata ” air liur “? menjijikkan, jorok, dan bau. Tapi tahukah anda, air liur ternyata bisa dijadikan antiseptik darurat?

Mulut kita menghasilkan 0,5 – 1,5 liter air liur setiap hari. Sebagian besar diproduksi oleh tiga kelenjar utama , yaitu kelenjar parotis, kelenjar sublingual, dan kelenjar submandibula. Ada dua tipe pengeluaran atau sekresi air liur, yaitu sekresi serus, yang mengandung ptyalin, sejenis enzym untuk mencerna karbohidrat, dan sekresi mukus yang mengandung musin untuk pelumasan dan pelindungan amukosa.

Kedua jenis sekresi ini memiliki manfaat masing – masing. Enzym ptyalin yang terkandung di dalam air liur bermanfaat intuk mencerna karbohidrat.. enzym ini memecah amylum dalam karbohidrat menjadi disakarida maltosa dan polimer glukosa kecil. Inilah yang menyebabkan nasi akan berasa manis jika dikunyah lebih lama dalam mulut.

Sekresi air liur tipe mukus berperan menjaga kesehatan rongga mulut. Kita tahu di dalam rongga mulut  hidup berbagai jenis bakteri yang dapat merusak jaringan mulut dan menimbulkan kerusakan pada gigi. Air liur mengandung ion tiosianat dan beberapa cairan proteolitik terutama lisosim yang menghancurkan bakteri.

Dan ternyata . manfaat air liur ini juga dirasakan oleh binatang. Lihatlah bagaimana kucing, anjing, atau monyet menjilati bagian tubuh mereka yang terluka, untuk mencegah luka bertambah parah.

Sumber : Ar-Risalah

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *