Apakah Daging Kerbau Sehat untuk Dikonsumsi?

Daging kerbau, dapat digunakan pada sebagian besar resep yang menggunakan dagings api.

Daging kerbau adalah salah satu daging yang paling bergizi. Kita juga dapat menggunakannya untuk burger, daging panggang, steak, dan direbus.

Karena sebagian besar daging kerbau ini didapatkan dari peternakan terbuka dan diberi makan rumput, maka daging mengandung jauh lebih sedikit – jika ada – antibiotik buatan, hormon, dan steroid, daripada daging sapi dan daging lainnya yang lebih umum memakainya.

Dalam satu porsi 100 g daging kerbau, mengandung sekitar 146 kalori. Ini menjadikannya salah satu daging dengan kalori terendah.

Serupa dengan 90 persen daging sapi tanpa lemak mengandung sekitar 176 kalori, sementara daging babi mengandung sekitar 218 kalori, dan kalkun sekitar 149 kalori. Bahkan daging rusa, mengandung lebih banyak kalori, yaitu per porsinya 158 kalori.

Satu porsi daging kerbau (100 g) mengandung 7,21 gram lemak, dan sekitar 55 miligram kolesterol. Bandingkan dengan ukuran porsi yang sama dari 90 persen daging sapi tanpa lemak yang mengandung sekitar 10 gram lemak, dan sekitar 65 miligram kolesterol.

Daging kerbau mengandung lebih sedikit kalori dan lebih sedikit lemak daripada banyak daging lainnya, seperti daging sapi dan ayam, tetapi itu tidak berarti bahwa itu kurang memuaskan atau bergizi.

Kandungan proteinnya sedikit lebih tinggi, dengan 20,23 gram dalam satu porsi daging kerbau, dibandingkan dengan porsi 90 persen daging sapi tanpa lemak, dengan 20 gram. Daging babi mengandung 17,99 gram protein, dan kalkun mengandung 17,46 gram.

Daging kebau adalah pilihan makanan yang umum bagi mereka yang menderita alergi terhadap daging umum lainnya, karena itu dianggap non-alergenis.

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.