Tips Mengatasi dan Mencegah agar Suara Serak Cepat Sembuh

Mengalami suara serak terus-terusan tidak hanya sekadar membuat Anda kesulitan menelan dan bicara, tetapi juga membuat pita suara menjadi lebih lemah. Jika memaksakan untuk berbicara dalam kondisi suara serak, pita suara perlu mengeluarkan tenaga lebih banyak. Nah, kondisi suara serak ini bisa disebabkan oleh berbagai hal. Oleh sebab itu, cara mengatasi atau menghilangkan suara serak pun harus menyesuaikan dengan kondisi penyebabnya.

Suara serak ditandai dengan perubahan suara yang terdengar lebih berat dan volume suara yang lebih lemah. Kondisi ini biasanya disertai dengan gejala tenggorokan yang terasa kering, perih, dan gatal. Untuk menentukan cara yang tepat menghilangkan suara serak, penting untuk mengetahui terlebih dulu penyebabnya. Gangguan kualitas suara ini umumnya disebabkan oleh iritasi atau cedera pada pita suara (laring). Iritasi pada pita suara bisa disebabkan oleh sejumlah kondisi, tetapi yang paling umum dialami adalah radang pita suaran (laringitis).

Selain beberapa hal di atas, suara serak dapat disebabkan oleh penggunaan pita suara yang berlebihan, misalnya berteriak atau tertawa terlalu keras. Penyebab pasti dari suara serak yang Anda alami bisa diketahui melalui pemeriksaan medis oleh dokter spesialis THT. Dokter akan mengamati gejala sekaligus memeriksa bagian tenggorokan Anda, tepatnya di bagian laring atau pita suara. Ketika dokter telah mendapatkan diagnosisnya, dokter akan menentukan cara mengobati suara serak yang sesuai dengan penyebabnya.

Pengobatan untuk mengatasi suara serak ini bisa berbeda-beda tergantung dari penyebabnya. Jika disebabkan oleh alergi atau laringitis akut yang bisa sembuh dalam beberapa hari, cara menghilangkan suara serak bisa dilakukan dengan perawatan mandiri di rumah.

Berikut adalah pengobatan rumahan yang bisa dilakukan untuk mengobati suara serak.

  1. Mengurangi bicara selama beberapa hari. Salah satu cara untuk mengembalikan suara adalah dengan mengistirahatkan pita suara Anda selama beberapa hari. Hal ini membantu meredakan pembengkakan yang disebabkan oleh laringitis. Saat mengalami suara serak, hindari bicara terlalu sering apalagi tertawa keras dan berteriak. Sebaliknya, Anda perlu bicara seminimal mungkin.
  2. Banyak minum air putih. Perbanyak minum air putih membantu memulihkan suara Anda. Cairan juga dapat membuat tenggorokan terjaga kelembapannya. Dengan begitu, suara yang serak bisa kembali seperti semula.
  3. Hindari alkohol dan kafein. Untuk sementara waktu, hindari konsumsi alkohol dan kafein, seperti teh, cokelat, dan kopi. Kedua minuman tersebut dapat mengeringkan tenggorokan dan memperparah kondisi suara serak.
  4. Mandi dengan air hangat. Saat suara serak menyerang di pagi hari, mandilah dengan air hangat selama beberapa hari ke depan. Uap air hangat dapat membantu membuka dan melembapkan saluran udara. Cara menghilangkan suara serak ini bisa Anda lakukan setiap pagi untuk melegakan tenggorokan.
  5. Berhenti merokok. Salah satu penyebab dari suara serak adalah kebiasaan merokok. Asap rokok yang masuk ke dalam tenggorokan bisa mengiritasi pada pita suara dan menyebabkan radang tenggorokan. Oleh karena itu, berhentilah merokok agar tidak memperparah peradangan yang menyebabkan suara serak.
  6. Menghindari paparan alergen. Alergen seperti debu, polusi atau serbuk sari dapat memicu alergi yang menyebabkan suara serak. Bila menyadari kamar berdebu, bersihkan kamar sehingga Anda bisa meminimalkan risiko reaksi alergi, termasuk pada area sudut ruangan yang mungkin sulit dijangkau. Di samping itu, hindarilah obat dekongestan untuk menyembuhkan gejala alergi seperti hidung tersumbat. Dekongestan justru dapat mengiritasi pita suara dan mengeringkan tenggorokan. Meski membantu melegakan saluran udara, cara ini tidak efektif dalam menyembuhkan suara serak.
admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *