Tips Memelihara Ikan Hias untuk Para Pemula

Ikan, salah satu jenis hewan peliharaan yang populer di dunia. Ingin memelihara hewan namun alergi dengan bulu? Tenang, Anda bisa memelihara ikan. Tak hanya menggemaskan, ikan juga bisa menjadi penghilang stres setelah melakukan sejumlah aktivitas dengan bentuknya yang cantik.

Walau hidup di air dan tidak memakan tempat di ruangan, Anda harus mengetahui bagaimana cara merawatnya. Pasalnya, jika salah menempatkan di air, atau terlalu banyak diberikan makanan, ikan akan cepat mati.  Lantas bagaimana cara merawat ikan hias? Berikut tipsnya:

1. Ukuran Akuarium  Hal pertama kali yang harus dilakukan adalah memilih ukuran akuarium. Jangan sampai salah memilih ukuran akuarium, alih-alih akan membuat ikan stres dan tidak bertahan lama.  Ada beberapa ikan yang bisa diletakkan di akuarium ukuran tidak terlalu besar seperti ikan cupang hias, guppy, molly, manfish, dan jenis kecil lainnya. Jika Anda berniat memelihara ikan arwana sediakan tempat yang besar, sebab ikan ini akan tumbuh memanjang dan membutuhkan tempat yang luas.

 2. Perhatikan Air  Jika Anda berniat memelihara ikan air laut seperti clown fish atau yang sering disebut nemo, botana blue tang atau jenis ikan laut lainnya, Anda harus membeli air laut.    Selain itu, harus diukur suhu serta pH-nya, supaya ikan lautnya seperti di habitatnya. Memang prosesnya agak lebih rumit daripada memelihara ikan air tawar.  Namun ada beberapa ikan air tawar cantik yang bisa Anda pelihara kok, mulai dari ikan neon tetra, botia, ikan mas koki, louhan, dan lain-lain.

3. Menjaga Tingkat pH  pH adalah indikator keasaman atau alkalunitas air di dalam akuarium. Untuk dapat mengetahui kadar pH dalam air, disarankan untuk membelu alat uji pH untuk memeriksa tingkat pH.  Ikan air tawar biasanya berkembang biak ketika tingkat pH antara 6,8 dan 7,5 tergantung spesiesnya, karena pada kisaran inilah ikan akan terasa seperti habitat alaminya. Selain itu, Anda harus memeriksanya dengan seksama karena perubahan pH dapat menyebabkan ikan stress atau rentan terhadap penyakit.

4. Perhatikan Suhu Perubahan suhu juga dapat merusak kehidupan di dalam akuarium. Untuk itu, jangan letakkan akuarium di dekat jendela yang banyak terkena sinar matahari atau di samping pemanas.    Hal itu akan dapat mengubah suhu air dengan cepat. Ikan air tawar tropis membutuhkan suhu yang konstan.

5. Mengganti air  Gantilah air dalam akuarium selama 1 bulan sekali. Namun yang harus diperhatikan jangan langsung mengganti air secara langsung, hal ini akan membuat ikan kaget karena harus beradaptasi dengan air baru lagi.

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *