Ini Penyebab dan Cara Menangani Jempol Cantengan

Jempol adalah jari yang banyak dikeluhkan orang karena kerap mengalami cantengan. Cantengan atau ingrown toenail dapat menyebabkan aktivitas sehari-hari, seperti memegang benda, berjalan, atau bahkan melompat terasa tidak nyaman.

Lalu, apa yang menjadi penyebab jempol sering cantengan? Adakah cara untuk mengatasinya di rumah? Atau harus diobati dokter?

Cantengan atau dalam bahasa medis disebut paronikia adalah infeksi yang terjadi di sekitar kuku ibu jari. Cantengan bisa terjadi di ibu jari bagian tangan atau kaki.

Gejala cantengan  bisa dirasakan dan diamati dengan mudah. Antara lain, cantengan menyebabkan kulit di bagian kuku jempol jadi lunak, bengkak, dan kadang mengeras.  Ketika ditekan, jempol juga dapat terasa amat nyeri.

Apabila cantengan sudah parah, cairan nanah berwarna kuning akan menumpuk dan keluar sedikit demi sedikit melalui pinggiran kuku jempol.

Cantengan umumnya disebabkan karena beberapa hal diantaranya yang pertama adalah cara memotong kuku yang salah. Memotong kuku terlalu dalam adalah salah satu penyebab utama jempol mengalami cantengan.

Yang kedua yaitu infeksi bakteri dan jamur. Infeksi jamur Candidaatau bakteri seperti Staphylococcus dan Enterococcus, sering menjadi penyebab jari cantengan kronis (berlangsung lama).

Kondisi ini biasanya terjadi kepada orang yang terus-menerus bekerja di dalam air. Jari yang basah akibat berendam terlalu lama dapat melemahkan kutikula kuku yang berfungsi sebagai pelindung alami.

Ketika kutikula hilang, jamur atau bakteri bisa tumbuh dan masuk ke dalam kulit hingga menyebabkan infeksi.

Ada beberapa faktor risiko lain yang memicu jari cantengan. Misalnya saja, sering memakai sepatu yang sempit berisiko menyebabkan kuku jempol tumbuh tidak sempurna, alias masuk memanjang ke dalam.

Di samping itu, kerusakan kulit di pinggiran kuku karena menggigit, mencabut, perawatan manicure, atau trauma fisik lainnya juga bisa menyebabkan cantengan akut (berlangsung sebentar).

Kasus cantengan akut umumnya bisa diatasi di rumah dengan cara menjaga kebersihan jari jemari. Jika cantengan memicu munculnya benjolan berisi nanah, rendam jari ke dalam air hangat beberapa kali. Merendam jari di air hangat akan meredakan rasa sakit dan nanah dapat mengering dengan sendirinya.

Apabila jempol sudah bengkak parah dan rasa nyerinya berlangsung lama, segeralah memeriksakannya ke dokter.

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *