Cara Masak Daging Kambing dan Sapi Agar Empuk Ini Dia Caranya

Agar daging cepat empuk dan tidak alot, cara memasak daging kambing dan sapi haruslah tepat. Untuk mengempukkannya bisa menggunakan beberapa bahan alami.

Tak semua bagian daging sapi empuk dan lembut, tapi ada juga yang alot dan keras. Seperti bagian daging sengkel, sandung lamur, dan leher. Sedangkan, daging kambing memang memiliki tekstur yang alot.

Untuk mengempukkan daging ini, sebenarnya bisa dengan merebus daging selama beberapa jam. Namun, proses perebusan yang lama ini malah membuat lebih boros bahan bakar.

Selain merebus dalam waktu lama, daging kambing dan sapi juga bisa dicampurkan beberapa bahan makanan agar cepat empuk dan tidak alot lagi. Seperti nanas, daun pepaya, hingga baking soda.

Berikut cara memasak daging agar cepat empuk. Yang pertama dengan menggunakan daun pepaya. Daun pepaya memiliki rasa yang sangat pahit. Walaupun begitu, daun pepaya juga kerap diolah menjadi hidangan nikmat. Seperti direbus untuk campuran pecel atau urap, bisa juga ditumis dengan campuran ikan teri.

Tak hanya menjadi hidangan nikmat, daun pepaya juga bisa untuk mengempukkan daging. Getah daun pepaya yang mengandung papain membantu daging jadi cepat empuk ketika direbus. Daun pepaya tidak ikutan direbus, melainkan menjadi pembungkus daging yang alot.

Setelah dibungkus beberapa saat, barulah daging direbus hingga empuk. Saat membungkus daging dengan daun pepaya jangan terlalu lama, karena daging akan mudah hancur dan bisa memengaruhi rasa daging.

Yang kedua menggunakan nanas. Selain itu, nanas juga bisa digunakan untuk mengempukkan daging. Karena di dalamnya mengandung bromelain yaitu enzim protease yang sering digunakan untuk empuk.Nanas biasanya dinikmati secara langsung karena rasanya yang asam segar. Di Indonesia, nanas biasa digunakan untuk campuran rujak. Ada juga beberapa hidangan yang menggunakan nanas, seperti tumisan ikan, nasi goreng, dan lainnya.

Caranya juga sedehana, kamu tinggal memotong nanas dalam ukuran kecil atau dihaluskan. Kemudian tambahkan ke dalam marinasi daging dan diamkan beberapa saat sebelum dimasak.

Selanjutnya menggunakan jahe. Dalam suatu hidangan, jahe biasanya digunakan untuk menambah aroma serta cita rasa. Karena aroma jahe yang menyengat bisa menghilangkan aroma amis pada makanan.

Ternyata jahe juga bisa digunakan untuk mengempukkan daging. Karena jahe mengadung enzim proteolitik yang dapat mengurangi ikatan protein pada daging. Caranya dengan menghaluskan jahe atau memarutnya, kemudian olesin ke seluruh permukaan daging. Setelah itu,diamkan selama 30 menit sebelum dimasak. Hasilnya daging akan empuk tanpa menambah cita rasa.

Cara berikutnya dengan menggunakan jeruk nipis. Jeruk nipis berfungsi untuk mengempukkan daging. Karena terdapat kandungan asam, sehingga melunakkan serat daging. Namun, penggunaannya harus diperhatikan.Sama seperti jahe, fungsi jeruk nipis pada masakan biasanya untuk menambah aroma dan cita rasa. Jeruk nipis juga biasa dilumurkan pada ikan untuk mengurangi aroma amis.

Karena jeruk nipis bisa saja mengubah cita rasa dari daging yang akan dimasak. Kamu bisa mengucurkan air jeruk nipis ke seluruh permukaan daging. Namun, jangan didiamkan terlalu lama agar cita rasa dagingnya tidak berubah.

Yang terakhir dengan menggunakan soda kue. Soda kue biasa digunakan untuk campuran kue agar mudah mengembang. Selain itu, baking soda juga bisa digunakan untuk membersihkan paralatan dapur yang berkerak ataupun kotor.

Karena soda kue memiliki kandungan yang dapat menghancurkan serat alot pada daging. Cara menggunakan baking soda untuk mengempukkan daging juga sangat mudah dilakukan. Cukup masukkan 1 sendok teh soda kue ke dalam air putih. Kemudian, larutan soda kue ini dicampurkan ke daging yang telah diiris dan aduk sampai merata. Diamkan racikan daging dan baking soda ini sekitar 3-6 jam. Setelah itu, daging kambing atau sapi bisa diolah.

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *