Musim Kemarau Tiba, 5 Tanaman Ini Dianggap Paling Efektif

Musim kemarau di Indonesia terjadi bersamaan dengan bertiupnya angin muson timur dari benua Australia ke benua Asia, terjadi antara bulan April hingga Oktober. Saat musim kemarau berlangsung, beberapa wilayah akan mengalami kekeringan.

Karena tanaman memiliki cuaca idealnya masing-masing untuk tumbuh, maka pemilihan tanaman yang akan dibudidayakan harus sesuai dengan musim yang sedang terjadi. Berikut ini adalah tanaman yang cocok untuk ditanam di musim kemarau.

Tembakau. Tembakau atau Nicotiana tabacum merupakan tanaman yang bernilai ekonomis tinggi, terutama untuk industri rokok di Indonesia. Sebatang tanaman tembakau menopang 28 hingga 32 helai daun. Tanaman tembakau tidak membutuhkan banyak air, sehingga sangat cocok jika ditanam pada musim kemarau. Selain itu, terik matahari yang cukup mampu meningkatkan kualitas pengeringan tembakau.

Yang kedua yaitu jagung. Siapa yang suka makan popcorn? Tanaman dengan nama ilimiah Zea mays ini sudah tidak asing lagi namanya, karena sering diolah menjadi berbagai macam makanan. Jagung sangat baik untuk ditanam pada musim kemarau.

Meski tidak membutuhkan banyak air, kondisi tanaman harus tetap diperhatikan karena tanah yang terlalu kering juga dapat merusak tanaman. Jagung membutuhkan air yang cukup saat fase perkecambahan, sehingga kaidah-kaidah perawatan tanaman ini harus tetap diperhatikan.

Selanjutnya yaitu kacang panjang. Tanaman dari suku Fabaceae ini tumbuhnya melilit dan buahnya berwujud panjang menjuntai, sesuai dengan namanya. Sebenarnya, kacang panjang dapat ditanam di segala musim, inilah yang menjadi alasan dibalik banyaknya petani yang membudidayakan tanaman ini. Namun, kacang panjang akan lebih menguntungkan jika ditanam di musim kemarau karena akan berbuah lebih lebat.

yang ketiga yaitu tanaman kecipir. Beberapa daerah di Indonesia menyebutnya dengan nama yang berbeda-beda, misalnya kacang botol, kelongkang, jaat, dan sebagainya. Di Indonesia, sayuran ini umumnya direbus untuk dijadikan lalap atau sebagai campuran urap.

Tanaman ini tumbuh dengan baik di negara-negara tropis Asia Selatan dan Asia Tenggara. Lebih-lebih lagi jika musim kemarau datang, tanaman ini akan berbuah sangat lebat.

Yang terakhir yaitu mentimun. Mentimun memiliki kandungan air yang sangat banyak, sehingga sangat menyegarkan ketika kita menyantapnya. Tanaman yang bernama ilmiah Cucumis sativus ini juga merupakan tanaman menjalar.

Tanah yang ditanami mentimun tidak membutuhkan banyak air, sehingga sangat baik jika ditanam di musim kemarau. Namun, kebutuhan air harus tetap mencukupi dengan cara diairi atau disiram.

Meskipun tanaman-tanaman tersebut tidak membutuhkan banyak air untuk tumbuh, mereka tetap membutuhkan perawatan yang maksimal terkait dengan pemberian pupuk, pembasmian hama, dan lain-lain. Dengan begitu, hasil panen tidak mengecewakan dan kestabilan ekonomi para petani tetap terpelihara.

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *