Apa Itu Buah Siwalan? Dan Apa Saja Kandungan Yang Terdapat Pada Buah Siwalan

Siwalan atau Borassus Flabellifer L. adalah salah satu jenis tanaman palem berdaun mirip kipas dengan tinggi mencapai 30 meter. Sebarannya meliputi kawasanan Asia Tenggara, India, Papua Nugini, hingga Australia Utara. Diduga, persebaran lontar berkaitan dengan rute perdagangan India di masa pra sejarah.

Siwalan lebih banyak tumbuh di daerah beriklim kering seperti di Pulau Jawa bagian Timur, Bali, Madura, dan Nusa Tenggara. Sejarah mencatat, tumbuhan telah dimanfaatkan sejak abad ke-10 sebelum Masehi. Pada zaman dahulu, nenek moyang menggunakan kertas kuno yang terbuat dari siwalan untuk menulis dokumen kerajaan, buku, dan keperluan surat menyurat.

Membahas tentang bentuk dan karakteristik siwalan, tumbuhan ini memiliki batang tunggal yang kasar. Siwalan bisa tumbuh tinggi seperti pohon kelapa, yaitu mencapai 15 hingga 30 meter. Sementara tangkai daunnya berukuran 60 sampai 120 cm dengan suri kasar, berpelepah, dan panjangnya mencapai 1 meter. Daunnya berwarna hijau dengan tekstur kaku berbentuk kipas menjari memiliki panjang 2,5-3 meter. Diketahui, lebar tiap tajuk daun lontar antara 5-7 cm.

Siwalan adalah tanaman berumah dua karena mampu menghasilkan bunga jantan dan betina dalam satu pohon sekaligus atau bunga majemuk. Bunga betina siwalan tersusun dalam tongkol, sedangkan bunga jantan dalam susunan bulir. Sementara panjang tongkol bunganya mencapai 50 cm dan susunan bunga bulir panjangnya sekitar 25-30 cm.

Selain itu, siwalan menghasilkan buah yang mirip dengan kelapa karena dilapisi tempurung berkulit gelap dan super keras. Oleh sebab itu, untuk menikmati buah tanaman ini memerlukan usaha ekstra untuk membuka batoknya. Di dalam setiap tempurung berisi 2-4 buah siwalan. Jika dilihat secara sekilas, penampakan daging buah siwalan serupa dengan kolang-kaling yang bening dan berbentuk lonjong. Akan tetapi antara buah siwalan dan dan kolang-kaling mempunyai rasa yang jelas berbeda. Buah siwalan terasa lebih lembut dan kenyal layaknya kelapa. Namun ketika digigit, buah ini mengandung banyak sekali air yang menyegarkan.

Saking banyaknya kandungan air di dalam butiran buah lontar, tak sedikit orang yang menjadikannya pelepas dahaga. Tak heran, jika buah ini kerap disantap sebagai hidangan berbuka puasa. Tak hanya itu, buah siwalan juga menjadi salah satu buah dengan kandungan nutrisi melimpah.

Dalam 100 gram buah siwalan mengandung gula sebanyak 10,93 gram, protein 0,35 gram, nitrogen 0,056 dan gula reduksi 0,96 gram. pH yang dihasilkan juga cukup tinggi, yaitu sekitar 6,7 sampai 6,9. Terdapat pula kandungan zat besi 0,4 gram, fosfor 0,14 gram, vitamin C, dan vitamin B1.

 

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *